Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net

Selasa, 01 Januari 2013

Tugas ke 4 Bahasa Indonesia 1 - (Part 4) ( Contoh Kalimat Perhubungan Makna Sinonim, Hiponimi, Homonimi, Polisemi, dan Antonimi )


Nama : Wiwik Dyah Kurniawati
NPM : 28210569
Kelas : 3 EB 20
 Tugas ke 4 Bahasa Indonesia 1 - (Part 4)

Contoh  Kalimat  Perhubungan  Makna  Sinonim, Hiponimi, Homonimi, Polisemi, dan Antonimi.

A.        Makna Sinonim
Sinonim adalah suatu kata yang memiliki bentuk yang berbeda namun memiliki arti atau pengertian yang sama atau mirip. Sinomin bisa disebut juga dengan persamaan kata atau padanan kata.

Contoh Sinonim adalah :
Umpamanya kata buruk dan jelek adalah dua buah kata yang bersinonim : Binatang, fauna, dan puspa adalah tiga buah kata yang bersinonom : mati, wafat, meninggal, dan mampus adalah empat buah kata yang bersinonim.

Contoh kalimat
·                 Perbuatan ani sangat buruk sekali sehingga temannya tidak mau berteman
·                 Baju yang dipakai ani sangat jelek dipakai
·                 Anak ayam mati terlindas mobil
·                 Ayah toni baru saja meninggal karena tertabrak mobil
·                 Binatang langka seperti komodo, burung cendrawasih, dll dilindungi oleh      pemerintah.
·                 Di Indonesia terdapat berbagai jenis macam fauna yang unik.


B.           Makna Hiponimi
Hiponimi adalah Menyatakan hubungan makna hierarkis.

Contoh Hiponimi adalah :
 Kata buah meliputi mangga, jambu, pepaya, dll . Selain itu Contohnya adalah kata “rasa”.

Contoh Kalimat :
·                    Tukang rujak itu sedang memotong buah, diantaranya mangga, jambu, kedondong, dll.
·                    Buah mangga milik pamanku mempunyai dua rasa yang berbeda yaitu asam dan manis.

C.              Makna Homonimi
Homonimi adalah suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama  atau dua buah makna atau lebih dinyatakan dengan sebuah bentuk yang sama. Jika lafalnya sama disebut homograf, namun jika yang sama adalah ejaannya maka disebut homofon.

Contoh Homonimi adalah :
kata “bisa” dalam arti bisa (dapat) dan bisa (racun yang ada pada ular). Selain itu conto : kata “tidur”

Contoh Kalimat :
·                    adikku terkena bisa ular sehingga tubuhnya tak bisa bergerak.
·                    Saya tidak bisa mengikuti pelatihan karena saya belum melunasi pembayaran pendaftarannya.
·                     Adikku terbangun dari tidurnya ketika mobil ayah melewati polisi tidur.

D.              Makna Polisemi
Polisemi adalah kata-kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu karena adanya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata

Contoh Polisemi adalah :
Satu kata seperti kata “kepala” dapat diartikan bermacam-macam walaupun arti utama kepala adalah bagian tubuh manusia yang ada di atas leher. Selain itu Contohnya adalah : kata “apel” .  dan contohnya  adalah kata “buah”.

Contoh Kalimat :
·                    Guru yang dulunya pernah menderita cacat mental itu sekarang menjadi kepala sekolah emas. (kepala yang bermakna pemimipin).
·                    Kepala anak kecil itu besar sekali karena terkena penyakit hidrosepalus. (kepala berarti bagian tubuh manusia yang ada diatas).
·                    Seluruh siswa mengikuti apel pagi di sekolah masing-masing. (apel disini maksdunya upacara).
·                    Ibu membeli apel di singapura. (apel disini maksudnya buah).
·                    Buah jeruk adalah buah kesukaanku karena banyak terkandung vitamin. (buah yang dimaksud adalah jenis buah)
·                    ibu ku mempunyai buah hati lagi. (buah yang di maksud adalah bayi).

E.               Makna Antonimi
Perhubungan makna yang terdapat antara sinonimi, homonimi, hiponimi, atau polisemi, bertalian dengan kesamaan-kesamaan; antonimi, sebaliknya, dipakai untuk menyebut makna-makna yang berlawanan. Bentuk-bentuk seperti laki-laki, hidup, gadis, masing-masing berantonim dengan perempuan, mati, dan janda. Dan kata-kata yang berlawanan makna itu disebut mempunyai perhubungan yang bersifat antonimi.
Atau dengan kata lain Antonim adalah suatu kata yang artinya berlawanan satu sama lain. Antonim disebut juga dengan lawan kata.


Contoh Antonimi adalah :
·keras - lembut
·senang - sedih
·kaya - miskin
·laki - perempuan
·hidup - mati

Contoh kalimat :
·              Suara pak guru sangat keras sekali
·              Kue lapis yang dimakan toni sangat lembut
·              Laki-laki itu datang tak diundang
·              Sinta adalah perempuan yang baik hati dan ramah
·              Hidup dan mati seseorang ditentukan oleh allah swt sehingga kita tidak bisa menentukan takdir sendiri.
·              Para suporter manchaster united senang karena timnya menjadi juara liga champions, sedangkan suporter Liverpool sedih karena timnya gagal menjadi juara.

Sumber       : http://tyomulyawan.wordpress.com/2012/12/27/contoh-kalimat-perhubungan-makna-seperti-sinonim-hiponimi-homonimi-polisemi-dan-antonimi/

Rabu, 26 Desember 2012

Tugas 3 ( Surat Undangan )


Nama   : Wiwik Dyah Kurniawati
NPM     : 28210569
Kelas   : 3EB 20
Tugas  3


Jakarta, 7 Desember 2012



No                   : 007/UKPTI/KA24/UG/12

Perihal           : Undangan Rapat Pertemuan

Hal                  :  -



Dengan Hormat,

Sehubungan dengan akan diselanggarakannya acara seminar nasional yang dilaksankan di Univeristas Gunadarma dengan tema “Uni Kolaborasi Antara Perguruan Tinggi dan Industri Dalam Meningkatkan Daya Saing Lulusan”.

Maka dengan ini, kami mengundang seluruh Dosen S1 FILKOM, untuk mengikuti rapat pertemuan guna membahas mengenai persiapan-persiapan acara seminar nasional tersebut. Rapat pertemuan ini akan dilaksanakan pada:

Hari                 : Rabu
Tanggal           : 12 Desember 2012
Waktu             : 09.00 – 13.00 WIB
Tempat           : Auditorium Uiversitas Gunadarma gd 4 lt 6, Depok

Demikian undangan ini dibuat, mengingat pentingnya acara tersebut, maka kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu untuk mengikuti rapat pertemuan acara seminar nasional tersebut dan hadir tepat pada waktunya. Demikian surat undangan ini kami buat, atas perhatiannya dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

     Hormat kami,                                                     Mengetahui,




 Wiwik Dyah Kurniawati                                  Prof.Dr.E.S Margianti, SE.,MM
      (Ketua Panitia)                                             (Rektor Univ. Gunadarma)



Sumber : http://shi-ghe.blogspot.com/2012/06/contoh-surat-undangan-rapat-resmi.html

Senin, 24 Desember 2012

Tugas Bahasa Indonesia 2 - ( Part 4 ) ( Kalimat Efektif dan Tidak Efektif )


Nama : Wiwik Dyah Kurniawati
NPM : 28210569
Kelas : 3EB20
Tugas Bahasa Indonesia 2 - ( Part 4 )

 Klimat Efektif dan Tidak Efektif

Kalimat adalah satuan bahasa terkecil, dalam wujud lisan atau tulis yang memiliki sekurang-kurangnya subjek dan predikat. Bagi seorang pendengar atau pembaca, kalimat adalah kesatuan kata yang mengandung makna atau pikiran. Sedangkan bagi penutur atau penulis, kalimat adalah satu kesatuan pikiran atau makna yang diungkapkan dalam kesatuan kata.

Efektif mengandung pengertian tepat guna, artinya sesuatu akan berguna jika dipakai pada sasaran yang tepat. Pengertian edektif dalam kalimat adalah ketepatan penggunaan kalimat dan ragam bahasa tertentu dalam situasi kebahasaan tertentu pula.

Kalimat dikatakan efektif apabila berhasil menyampaikan pesan, gagasan, perasaan, maupun pemberitahuan sesuai dengan maksud si pembicara atau penulis. Untuk itu penyampaian harus memenuhi syarat sebagai kalimat yang baik, yaitu strukturnya benar, pilihan katanya tepat, hubungan antarbagiannya logis, dan ejaannya pun harus benar.

Beberapa definisi kalimat efektif menurut beberapa ahli bahasa:

1.Kalimat efektif adalah kalimat yang bukan hanya memenuhi syarat-syarat komunikatif, gramatikal, dan sintaksis saja, tetapi juga harus hidup, segar, mudah dipahami, serta sanggup menimbulkan daya khayal pada diri pembaca. (Rahayu: 2007)

2.Kalimat efektif adalah kalimat yang benar dan jelas sehingga dengan mudah dipahami orang lain secara tepat. (Akhadiah, Arsjad, dan Ridwan: 2001)

3.Kalimat efektif adalah kalimat yang memenuhi kriteria jelas, sesuai dengan kaidah, ringkas, dan enak dibaca. (Arifin: 1989)

  • ·         Contoh Kalimat Efektif dalam sebuah paragraf

 Indra baru saja mengikuti ujian tulis untuk masuk di Universitas Gunadarma . Tiga hari kemudian  dia mendapat kabar dari pihak Universitas Gunadarma bahwa ia telah diterima dan masuk di perguruan tinggi tersebut. Sebagai  Mahasiswa baru di Universitas Gunadarma Indra wajib memenuhi peraturan-peraturan yang telah di tetapkan  salah satunya ialah Semua mahasiswa perguruan tinggi ini harus membayar uang kuliah. Selain itu dia juga wajib mengikuti tata tertib selama perkuliahan di perguruan tinggi tersebut dan apabila dia melanggarnya Indra harus menerima konsekuensinya .

  • ·         Contoh Kalimat Tidak Efektif dalam sebuah paragraf

 Indra baru saja mengikuti ujian tulis untuk masuk di Universitas Gunadarma . Tiga hari kemudian  dia mendapat kabar dari pihak Universitas Gunadarma bahwa ia telah diterima dan masuk di perguruan tinggi tersebut. Sebagai  Mahasiswa baru di Universitas Gunadarma Indra wajib memenuhi peraturan-peraturan yang telah di tetapkan  salah satunya ialah Bagi semua mahasiswa perguruan tinggi ini harus membayar uang kuliah. Selain itu dia juga wajib mengikuti tata tertib selama perkuliahan di perguruan tinggi tersebut dan apabila dia melanggarnya Indra harus menerima konsekuensinya .

Sumber : http://binakubinamu.blogspot.com/2011/03/kalimat-efektif-kalimat-efektif-ialah.html