Minggu, 25 Maret 2012

Rakyat Miskin Di TimorTengah Utara Mencapai 64,7 %


Nama : Wiwik Dyah Kurniawati
NPM : 28210569
Kelas : 2 EB 20

Sebagian besar penduduk di Kabupaten TimorTengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, masuk ke dalam kategori miskin. Tak tanggung-tanggung, angkanya mencapai 64,7 persen dari 214.842 jiwa jumlah penduduk di Kabupaten yang berbatasan dengan Distrik Oekusi Timor Leste itu. Penduduk miskin di TTU tersebar hampir merata di 24 kecamatan dan ada beberapa variabel yang dipakai untuk mengukur tingkat kemiskinan penduduk TTU, yaitu luas lahan garapan, rumah, luas rumah, bentuk rumah, tidak adanya WC dan kamar mandi. Dan kebanyakan yang miskin yaitu petani, nelayan dan PNS yang golongan rendah atau yang masih indekos. Oleh sebab itu,sudah ada langkah antisipasi dari Pemerintah Kabupaten dalam mengurangi angka kemiskinan, yaitu melalui program Padat Karya Pangan (PKP) dan gerakan cinta petani. Menurutnya, ini merupakan langkah strategi karena setiap kepala keluarga diwajibkan untuk bekerja minimal 50 hektare di lahan garapan. Dalam RPJMD target kita untuk menurunkan angka kemiskinan sudah jelas yakni harus di bawah 50 persen tapi tentunya dilakukan secara bertahap.


Penyelesainnya :
Menurut saya upaya penyelesaian diatas belum maksimal selain adanya rencana program Padat Kaya dan gerakan cinta petani, pemerintah seharusnya juga melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah kemiskinan rakyat TimorTengah Utara tersebut, seperti memberikan bantuan sandang pangan dan papan bagi rakyat TTU tersebut. Selain memberikan bantuan pemerintah juga memberikan fasilitas kehidupan bagi rakyat disana seperti membangun WC dan kamar mandi yang sebelumnya tidak pernah ada di daerah tersebut . Dan mengumpulkan para donator yang ingin dengan ikhlas membantu kehidupan yang layak untuk para penduduk TTU .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar