Senin, 02 April 2012

Masih Amankah Investasi Di Pasar Modal Indonesia

Nama : Wiwik Dyah Kurniawati
MPM : 28210569
Kelas : 2 EB 20

Masih amankah kita melakukan investasi di pasar modal Indonesia, setelah kita mengetahui banyak kasus menimpa pasar modal Indonesia pada akhir-akhir ini.Kita masih ingat pada akhir 2008, kalangan dunia investasi digoncang kasus PT Antaboga Delta Sekuritas yang melibatkan Bank Century.Dalam kasus Antaboga yang hanya memiliki Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) sekitar Rp32 miliar telah menerbitkan kontrak pengelolaan dana (KPD/discretionary fund) hingga Rp1,4 triliun. Dengan kasus ini banyak nasabah reksadana Antaboga melalui Bank Century merasa dirugikan.Belum selesai kasus Antaboga dan masih dalam penanganan pihak kepolisian, di awal tahun 2009 kembali muncul kasus pengelapan dana nasabah Rp245 miliar oleh komisaris utama PT Sarijaya Permana Sekuritas Herman Rusli.Dengan kasus ini, maka Herman Rusli kembali ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan kembali muncul laporan dari nasabah PT DBS Vikers Securities yang merasa dirugikan hingga Rp90 miliar.Berbagai masalah yang menimpa pasar modal di Indonesia ini, ditambah dengan turunnya harga saham oleh krisis ekonomi global, akan menjadikan para investor hilang kepercayaan terhadap pasar modal di Indonesia.Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein menyatakan bahwa kasus-kasus yang terjadi tersebut akan berdampak buruk terhadap kepercayaan investor. “Jadi kurang baiklah kesannya bagi pasar modal kita, untuk kepercayaan investor,” kata Yunus Husein ditemui di sela acara ulang tahun ke-62 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kantor Pusat BPK Jakarta.Dari sisi investor harus selalu menerapakan kehati-hatiannya terhadap modal yang akan dinvestasikan. “Jadi investor harus jeli kepada siapa saja dananya harus ditanamkan,” katanya .


       Penyelesaiannya :
Menurut saya Indonesia membutuhkan masuknya investor untuk mempercepat pergerakan ekonomi sehingga nasabah dan investor harus benar-benar dilindungi. Harapan yang kita inginkan adalah agar masalah dana dan efek nasabah itu segera diselesaikan karena kalau terlalu lama, kepercayaan investor jadi hilang, kan bahaya, orang mau masuk taruh duit nantinya jadi tidak jadiDengan adanya berbagai kasus yang terjadi di pasar saham Indonesia, walaupun tidak melupakan tekanan dari krisis ekonomi global pada saat ini, transaksi saham di BEI jauh menurun.Untuk itu, semua kalangan berharap semua kasus terjadi dapat diselesaikan secara tuntas dan berharap krisis ekonomi global segera pulih, sehingga transaksi saham kembali pulih dan perdagangan saham tidak sepi lagi .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar