Rabu, 12 Desember 2012

Tulisan 15 ( Piutang Dan Hutang )


Nama : Wiwik Dyah Kurniawati
Kelas : 3 EB 20
NPM : 28210569
Bahasa Indonesia 2 #
Tulisan 15

Piutang Dan Hutang

PIUTANG
klaim dalam bentuk uang terhadap perusahaan atau perseroan. Atau dengan kata lain klaim terhadap pihak lain, agar pihak tersebut membayar sejumlah uang / jasa  dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Kelompok Piutang :
1.    Piutang Dagang ( Accounts Receivable )
 piutang yang berasal dari penjualan barang atau jasa dikelompokkan sebagai unsur Aktiva Lancar dalam Neraca
2.    Wesel Tagih ( Notes Receivable
3.     Piutang Lain-lain. 
                  Pinjaman kepada karyawan, perusahaan afiliasi, piutang bunga, dll

Pengendalian Intern atas Piutang :
1.    Memisahkan fungsi pegawai atau bagian yang menangani transaksi penjualan (operasi) dari “ Fungsi Akuntansi Untuk Piutang “
2.    Pegawai yang menangani akuntansi piutang, harus dipisahkan dari fungsi penerimaan hasil tagihan piutang
3.    Semua transaksi pemberian kredit, pemberian potongan dan penghapusan piutang, harus mendapatkan persetujuan dari pejabat yang berwenang.
4.    Piutang harus dicatat dalam buku-buku tambahan piutang (Accounts Receivable Subsidiary Ledger)
5.    Perusahaan harus membuat daftar piutang berdasarkan umurnya (Aging Schedule).


Penilaian dan Pelaporan
Tujuan Pelaporan : Piutang dinilai sebesar jumlah yang diharapkan dapat diterima.
Piutang-piutang yang diperkirakan tidak dapat ditagih, dicatat sebagai beban atau biaya.

PIUTANG DAGANG :
                                                Piutang Dagang                                  xxx
                                                Penyisihan piutang tak tertagih           (xxx)
                                                Piutang Dagang Neto             xxx

Metode Pencatatan :
1.      Metode Penyisihan / Metode Penghapusan  Tidak Langsung (Allowance Method)
Perusahaan menentukan jumlah piutang tak tertagih berdasarkan taksiran atau estimasi.
2.      Metode Penghapusan Langsung (Direct Write-Off Method)
Pencatatan  piutang tak tertagih hanya akan dilakukan apabila piutang dagang dari debitur sudah dapat dipastikan tidak akan tertagih lagi

PIUTANG WESEL
Piutang wesel atau wesel tagih : tagihan atau piutang yang dinyatakan secara tertulis dalam bentuk surat perintah membayar (wesel) atau surat kesanggupan membayar (promes).

Wesel (Draft atau Bill of Exchange) : Surat perintah tidak bersyarat yang dibuat oleh kreditur untuk membayar sejumlah uang tertentu, pada tanggal tertentu di masa yang akan datang kepada pihak pembuat wesel / endosi wesel.

Promes (Negotiable Promisory Notes) : Surat janji untuk membayar kepada kreditur  yang disebutkan namanya dalam promes atau endosi promes sejumlah uang tertentu pada tanggal yang telah ditentukan.
Terjadinya piutang wesel :
1.    berasal dari penjualan
2.    berasal dari penggantian piutang dagang menjadi piutang wesel
3.    berasal dari  pemijaman kas oleh debitu

Jenis wesel tagih :
1.         Berdasarkan masa jatuh temponya :
a.    Wesel Tagih Jangka Pendek
b.    Wesel Tagih Jangka Panjang
2.         Berdasarkan ada tidaknya pembebanan bunga
c.    Wesel Tagih tanpa bunga
d.    Wesel Tagih Berbunga
3.         Berdasarkan bisa atau tidaknya didiskontokan
e.    Wesel Tagih yang tidak dapat didiskontokan
f.     Wesel Tagih yang dapat didiskontokan
 
HUTANG LANCAR
Jumlah uang yang dinyatakan ataskewajiban-kewajiban perusahaan untuk menyerahkan barang atau jasa kepada pihak lain di masa yang akan datang.
a.    Hutang     :    a. Lancar
b.Japan
c.Bersyarat

 Hutang yang jumlahnya dapat ditentukan secara pasti

1.    Hutang Dagang
2.    Hutang Wesel
3.    Hutang Japan yang akan jatuh tempo < 1 tahun.
4.    Hutang Deviden
5.    Pungutan utk pihak ke-3
6.    Hutang Biaya
7.    Hutang Bonus (kpd karyawan)


HUTANG JANGKA PANJANG

Meliputi semua hutang atau kewajiban keuangan yang jatuh temponya lebih dari satu periode akutansi terhitung sejak tanggal laporan keuangan (neraca)

Macam-macam hutang Japan :
1.  Hutang Obligasi
2.  Hutang Wesel Japan
3.  Hutang Hipotek (Hutang Gadai)
4.  Hutang Pensiun
5.  Hutang Sewa guna Usaha


Hutang Obligasi

·         Srt Obligasi   --> Kontrak    -->Janji membayar sejml uang pd tgll JT yg tlh ditetapkan.

·         Diskonto        --> Obligasi dijual di bawah nilai nominal tgt bunga efektif lebih > dari     
   (Disagio)            bunga nominal.

·         Premium        --> Obligasi dijual di bawah nilai nominal tgt bunga efektif lebih < dari         
 (Agio)                  bunga nominal.


·         Tingkat Bunga Efektif (Tgt Bunga Pasar)
·         Tgt bunga sesungguhnya yg diperoleh para pemegang obligasi

·         Tingkat bunga Nominal
·         Tgt bunga yg tercantum dlm sertifikat Obligasi


AKUTANSI UTK PENGELUARAN OBLIGASI

1.  Obligasi dikeluarkan pd tgl pembayaran sebesar nilai nominal
2.  Obligasi dikeluarkan pd tgl pembayaran bunga denga premium atau diskonto
3.  Penjualan diantara tgl Pembyran bunga.
·         Term Bond                     : Obligasi Biasa
·         Serial Bond                    : Obligasi berseri
·         Debeture Bond              : Obligasi yang tidak dijamin
·         Collateral Bond              : Obligasi yang dijamin dengan saham
·         Convertible Bond          : Obligasi yang dapat ditukar dengan sekuritas
·         Caollable Bond              : Obligasi yg dilunas sebelum JT.

 Sumber : http://dyarblabla.blogspot.com/2010/12/pengertian-piutang-dan-hutang.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar